Semua Diberitahukan Kepadaku

Dulu aku tidak tahu apa-apa, tidak tahu apapun. Aku tidak pernah menjadi pandai namun mungkin aku tampak pandai karena aku menyampaikan yang diberitahukan kepadaku, mencoba tidak menguranginya sedikitpun dan menyampaikannya tentu dengan kemampuan dan gaya bahasaku.

Hal-hal penting, datang dengan tanda kedut di dahi. Baik dan buruk semua datang silih berganti menjadikan aku banyak ingat sesuatu, bukan banyak tahu sesuatu. Mungkin awalnya aku tidak pernah menyaksikannya, beberapa lama kutunggu dalam sikapku yang diam, akan ditunjukkan kehadapanku. Demikian pun aku berusaha membuat orang tahu diriku, semuanya, baik sisi baik maupun sisi buruk yang kumiliki. Aku tidak pernah sungkan, sebab lebih bahagia aku diketahui sesuai dengan eksistensiku seperti ini.

Jika dirimu adalah penting bagiku, tidak dapat kamu hindari bahwa aku akan tahu selengkap-lengkapnya tentangmu. Sisi baikmu dan juga sisi burukmu. Karena kuteramat sabar menunggu dan mengamati serta menemanimu. Namun, bukan untuk menjadikan orang lain serba takut. Mungkin dengan tahu sisi baik dan sisi buruk itu, aku dapat menempatkan diri dan mengambil peran yang berguna bagi orang lain.

Sekali lagi, bukan karena aku banyak tahu, namun semua diberitahukan kepadaku, secara langsung olehmu dan jejak langkah yang telah kamu buat.

Salam bahagia

ALL POST OF Putu Swastawa ORDERED BY POPULARITY
Artikel yang dimuat dalam Putu Swastawa adalah hak cipta Putu Swastawa. Boleh dikoleksi untuk pribadi dan pendidikan. Dilarang mempublikasikan tanpa seijin Putu Swastawa
semua diberitahukan kepadaku | asrama mahasiswa bali di bandung | eda ngaden bisa | kemana ketulusanmu? | mimpi bersetubuh dengan anak kecil | perebutan ambalat | penghormatan alam | atap pura | hujan gunung salak | kanker peneliti | penyakit gula | dharma beringin | vegetarian murni | penyampai pesan | mimpi kedua | mengartikan firasat | perjalanan jauh | mimpi pertama | salam bahagia